BANGKIT
DARI KETERPURUKAN
“Best Gift in
Life is a Second Chance."
iap manusia harus mempunyai
kemampuan bertahan dalam situasi dan kondisi yang paling buruk sekalipun.
Kesusahan, kesulitan, berbagai macam kegagalan sehingga menyebabkan ia terpuruk
dalam hidup adalah proses kehidupan yang sangat akrab dengan manusia.
Menurut Winston Churchill mantan perdana menteri Inggris pernah mengatakan
bahwa orang kuat bukanlah orang yang tidak pernah jatuh, namun orang kuat
adalah orang yang ketika jatuh dan sudah siap untuk bangkit lagi meraih
kesuksesan. Laksana puncak gunung, kita tidak akan sampai kepuncaknya, tanpa
melalui jalan terjal, hutan belantara, padang belukar, bahkan menemukan jalan
buntu. Keluar dari kebuntuan dan menemukan jalan kembali adalah kunci dari
kebangkitan seseorang dari keterpurukan. Keterpurukan adalah posisi manusia
yang berada dalam batas akhir kemampuanya untuk menyelesaikan suatu masalahnya
sendiri. Keterpurukan datang saat diri kita tidak termotivasi untuk mencari
jalan keluar suatu masalah yang kita alami, baik itu motivasi dari luar maupun
dari dalam diri.
Mengapa
ada keterpurukan ?. Keterpurukan ada
karena manusia merasa gagal dalam pencapaian suatu tujuan hidup manusia itu
sendiri. Keterpurukan mengakibatkan seseorang tersebut lupa bagaimana
menyelesaikan masalah - masalah hidupnya dan selalu ingin mencari jalan keluar
yang bukan kebaikanya melainkan jalan keluar yang malah menambah masalah baru.
Memang diakui
bahwa bangkit dari keterpurukan bukanlah pekerjaan mudah, kita harus melawan
diri kita sendiri. Disaat jatuh kita sering kali menyalahkan keadaan,
menyalahkan diri sendiri dan tidak mampu berbuat banyak selain meratapi
kesalahan yang telah diperbuat. Memang kita disarankan untuk mengevaluasi apa
yang sudah dilakukan, penyesalan tidak akan membuat kita menjadi lebih baik.
Justru seharusnya kita berpikir bagaimana caranya untuk menyelesaikan masalah
yang sedang menimpa kita. Kita semua harus mencari solusi atas apa yang sudah
kita jalankan.